Diduga Ada Pelayanan Buruk di RSUD Kota Bogor, Wakil Wali Kota Angkat Bicara

- Pewarta

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kota Bogor | BAPERS. ID – Dugaan pelayanan buruk kembali mencuat di RSUD Kota Bogor. Peristiwa terjadi pada Jumat (3 Oktober 2025) ketika awak media berupaya membantu Pimpinan Redaksi Detiksatu.com yang tengah menjalani perawatan namun mengalami kendala biaya.

Insiden bermula saat awak media mendatangi resepsionis untuk mencari arahan. Petugas keamanan dengan ramah memfasilitasi hingga mengantar ke ruang Sekretaris Direktur (Sekdir). Namun, pelayanan berubah ketika mereka bertemu seorang pegawai di ruangan tersebut.

Alih-alih memberikan solusi, pegawai itu menanggapi dengan sinis. Ia bahkan menyebut, “Kalau satu bendera media saja minta pembebasan biaya, rumah sakit bisa bangkrut.” Ucapan tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam dan dianggap mencerminkan rendahnya empati rumah sakit publik terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan pelayanan dasar.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham, belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut. Sikap diam pihak manajemen rumah sakit dinilai mempertegas lemahnya akuntabilitas pelayanan publik.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Bogor, Jaenal Mutaqin, menyatakan keprihatinannya. Ia berjanji akan meminta laporan lengkap dari pihak direksi RSUD dan menyelidiki insiden tersebut.

“Saya sangat prihatin atas kejadian itu. Oknum pelayan publik tidak seharusnya berucap hal yang dapat melukai masyarakat. Kita semua dibiayai oleh uang rakyat, jadi sikap dan komunikasi harus dijaga,” ujar Jaenal Mutaqin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (4/10/2025).

Jaenal menegaskan, semua aparatur pelayanan publik, baik di rumah sakit maupun lembaga lain, harus menjaga attitude, memperhatikan komunikasi yang baik, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Hal-hal seperti ini sebenarnya bisa didiskusikan dan dikomunikasikan dengan baik, tanpa perlu melontarkan kalimat yang tidak pantas apalagi melukai hati masyarakat, khususnya warga Kota Bogor,” pungkasnya.

Red

Penulis : rudy

Berita Terkait

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan
PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional
Proyek Drainase Jalan Ali Gatmir Disorot: Kualitas dan Transparansi Dipertanyakan, Wartawan Klaim Dapat Intimidasi
Perkuat Industri Berkelanjutan, UPER Gandeng Multipihak Terapkan Kimia Hijau
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:18 WIB

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:15 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:23 WIB

PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Senin, 7 Sep 2026 - 16:33 WIB