Bapenda Kota Bogor Gelar Operasi Gabungan Tertib Pajak Kendaraan Bersama Samsat, Polri, dan Mitra Lainnya

- Pewarta

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | BAPERS.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor bersama Samsat Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Polisi Militer (Denpom), Jasa Raharja, dan Bank BJB menggelar Operasi Gabungan (Opgab) Terpadu Tertib Kendaraan Bermotor di Jalan Pemuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/10/2025).

Operasi gabungan ini digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan.


Sekretaris Bapenda Kota Bogor, Tyas Ajeng Fitriani, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin tahunan yang telah dilaksanakan selama lima tahun terakhir.

“Tahun ini kami memperoleh dana cost sharing untuk operasi PKB, sehingga kami harus membantu pelaksanaan tugas Samsat. Operasi gabungan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu,” ujar Tyas. kepada awak media di lokasi

Operasi ini melibatkan lintas instansi, yaitu Bapenda Kota Bogor, Samsat Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Polisi Militer (Denpom), Jasa Raharja, dan Bank BJB sebagai mitra pembayaran pajak. Kegiatan dilaksanakan secara berkala hingga akhir Desember 2025, dengan empat kali pelaksanaan setiap bulan di lokasi berbeda.

Lokasi saat ini dilaksanakan di Jalan Pemuda, Kota Bogor, tepat di depan Kantor Bapenda. Lokasi ini dipilih karena ruas jalan yang lebar dan strategis, sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Tyas menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan kendaraan bermotor yang belum membayar pajak sekaligus memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

“Kami memahami kadang masyarakat bukan tidak mau membayar, tapi lupa karena kesibukan. Di sini kami fasilitasi pembayaran langsung melalui Samsat Keliling dan Bank BJB agar lebih mudah,” ujarnya.


Selain itu, bagi warga yang belum bisa melunasi pajak di tempat, diberikan kesempatan dengan membuat surat pernyataan untuk segera membayar pajaknya. Dalam operasi ini, petugas Polri dan Denpom memberhentikan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk dilakukan pemeriksaan data pajak. Kendaraan yang belum membayar pajak diarahkan untuk menyelesaikan kewajibannya di lokasi operasi.

“Kami tidak menahan STNK atau kendaraan. Kami hanya mengambil Surat Ketetapan Kewajiban Pajak (SKKP) sebagai tanda bahwa wajib pajak akan segera melunasi kewajibannya,” terang Tyas.

Selain operasi gabungan, Bapenda Kota Bogor juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah, kampus, dan lingkungan masyarakat, serta menugaskan tim penelusur Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) untuk mendatangi rumah warga yang belum membayar pajak.

Tyas berharap, melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat Kota Bogor dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat.

“Kami ingin masyarakat membayar pajak tepat waktu agar tidak terkena denda. Apalagi tahun lalu ada program penghapusan denda pajak dari Gubernur, dan belum tentu ada lagi di masa mendatang. Jadi, manfaatkan kesempatan yang ada,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor diimbau menjadi teladan dalam kepatuhan membayar PBB dan PKB, sesuai arahan Wali Kota Bogor.

Masih di tempat yang sama Ari Setyawati, Kepala Bidang Penetapan dan Pengolahan Data Bapenda Kota Bogor, menambahkan bahwa operasi ini merupakan kegiatan keenam sepanjang tahun 2025.

“Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan di 12 titik berbeda hingga Desember nanti, “ucapnya

” Dengan Tujuan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mendorong masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan,” tutupnya

Rudy

Penulis : Rudy

Berita Terkait

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan
PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional
Proyek Drainase Jalan Ali Gatmir Disorot: Kualitas dan Transparansi Dipertanyakan, Wartawan Klaim Dapat Intimidasi
Perkuat Industri Berkelanjutan, UPER Gandeng Multipihak Terapkan Kimia Hijau
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:18 WIB

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:15 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:23 WIB

PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Senin, 7 Sep 2026 - 16:33 WIB